Beranda / Artikel / Dasar Merek
Dasar Merek

Merek dan Nama Usaha: Pisahkan Identitas dan Asetnya

Nama yang muncul pada dokumen usaha dan merek yang dikenali pelanggan perlu dikelola dengan tujuan yang jelas.

Oleh DAFTAR MEREK ·

Lihat fungsi masing-masing nama

Sebuah bisnis dapat mempunyai nama pada dokumen organisasi, nama toko, serta nama produk yang dilihat pelanggan. Dalam percakapan sehari-hari, semuanya sering disebut nama usaha. Untuk menyiapkan pendaftaran merek, pisahkan fungsi setiap nama: mana identitas pemohon dan mana tanda yang dipakai untuk membedakan barang atau jasa di pasar.

DJKI menjelaskan bahwa merek berfungsi sebagai tanda dengan daya pembeda dalam perdagangan. Hak eksklusif atas merek diperoleh melalui pendaftaran merek. Karena itu, jangan memperlakukan keberadaan nama pada dokumen usaha sebagai pengganti pemeriksaan dan proses pendaftaran merek. Tanyakan secara khusus tanda apa yang hendak dimohonkan perlindungannya dan pada kegiatan apa tanda tersebut digunakan.

Buat peta nama sebelum mengajukan

Bayangkan sebuah usaha menggunakan satu nama organisasi untuk kontrak, satu nama toko untuk melayani pelanggan, dan dua nama produk pada kemasannya. Sebagai latihan praktis, tuliskan keempat nama tersebut serta fungsi masing-masing. Peta ini membantu menentukan prioritas tanpa berasumsi bahwa satu pengajuan otomatis mencakup semua identitas yang dipakai bisnis.

Sertakan bentuk logo dan pihak yang akan menjadi pemohon untuk setiap calon merek. Jika usaha dijalankan oleh beberapa pendiri, bicarakan kepemilikan sebelum mengajukan. Menyimpan keputusan tertulis membantu ketika anggota tim berganti atau bisnis kemudian berkembang. Jangan hanya mengandalkan kesepahaman lisan tentang siapa yang dianggap sebagai pemilik nama.

Kelola perubahan pemilik dengan cermat

Perubahan nama pemilik dan pengalihan hak merupakan urusan yang berbeda. FAQ DJKI menyediakan layanan pencatatan perubahan nama atau alamat pemilik, serta layanan pencatatan pengalihan hak atas merek dengan dokumen pendukung masing-masing. Dengan demikian, perubahan administratif pada identitas pemilik perlu dibaca sesuai keadaan sebenarnya.

Misalnya, pembaruan nama badan usaha tidak selalu berarti mereknya berpindah ke pihak lain. Sebaliknya, rencana memindahkan hak kepada badan usaha berbeda perlu diperiksa sebagai pengalihan, bukan sekadar koreksi nama. Sebelum melakukan perubahan, kumpulkan dokumen yang menjelaskan siapa pemilik saat ini, apa yang berubah, dan dasar perubahan tersebut.

Hubungkan administrasi dan penggunaan sehari-hari

Buat arsip yang menghubungkan nama merek, nama pemohon, nomor permohonan atau pendaftaran, dan produk yang menggunakan tanda tersebut. Arsip ini memudahkan tim desain, pemasaran, serta pengelola usaha bekerja dengan acuan yang sama. Ketika meluncurkan produk baru, buka kembali peta nama agar kebutuhan merek tidak terlewat hanya karena bisnis sudah memiliki dokumen usaha.

Jika nama yang sama ingin dipakai sebagai identitas organisasi dan sebagai merek, tetap lakukan penelusuran serta tentukan barang atau jasa yang relevan. DJKI menganjurkan identifikasi kelas dan pengecekan calon merek sebelum pengajuan. Menyusun hubungan antarnama secara rapi membuat keputusan lebih mudah ditinjau, tanpa menganggap satu jenis administrasi menyelesaikan seluruh kebutuhan bisnis.

Chat WhatsApp