Mulai dari pembeda, lalu pesan pemasaran
Nama merek membantu pelanggan mengenali sumber barang atau jasa. Karena itu, nama perlu lebih dari sekadar keterangan jenis produk. Materi edukasi DJKI membahas spektrum daya pembeda: kata rekaan dan kata yang tidak berkaitan langsung dengan produk dapat mempunyai daya pembeda lebih kuat dibanding istilah deskriptif atau nama umum produk.
Sebagai contoh latihan, bandingkan nama yang hanya menyebut jenis minuman dengan kata rekaan untuk produk yang sama. Nama jenis minuman langsung menjelaskan produk, tetapi belum tentu memberi identitas yang khas. Kata rekaan menyediakan bahan identitas yang berbeda, meskipun tetap harus diperiksa terhadap merek pembanding dan ketentuan pendaftaran. Keunikan ide sendiri tidak menjamin permohonan diterima.
Jangan menggantungkan pembeda pada hiasan
Saat menilai calon nama, tuliskan kata tersebut tanpa logo dan bacakan dengan suara keras. Sebagai latihan kreatif, lihat apakah pelanggan masih mempunyai unsur yang mudah dikenali ketika warna, bingkai, atau ilustrasi dihilangkan. Pemeriksaan ini membantu tim memahami elemen mana yang benar-benar menjadi pusat identitas merek.
Modul DJKI menjelaskan bahwa daya pembeda merupakan faktor dalam pemeriksaan, bersama penilaian terhadap barang atau jasa dan merek pembanding. Karena itu, menambahkan ornamen pada nama yang bermasalah tidak boleh dianggap sebagai jalan pasti menuju penerimaan. Jika unsur utama terlalu dekat dengan pembanding, pertimbangkan alternatif nama sebelum investasi desain semakin besar.
Uji makna, penggunaan, dan kemiripan
Materi DJKI juga menyebut hambatan pendaftaran yang terkait dengan istilah umum, keterangan yang menyesatkan, dan tanda tanpa daya pembeda. Gunakan hal ini sebagai pertanyaan kerja: apakah nama hanya menjelaskan produk, mengandung klaim yang tidak sesuai, atau memberi kesan asal yang keliru? Bila jawaban tidak jelas, periksa konteksnya sebelum memilih.
Lanjutkan dengan penelusuran kata dan bunyi yang mirip di PDKI. Untuk logo, penelusuran gambar dapat membantu mengumpulkan informasi tambahan. DJKI pernah menjelaskan penggunaan pencarian gambar untuk mengetahui konteks logo, tetapi pencarian itu perlu dibedakan dari data pembanding resmi. Catat temuan dan jangan menilai hanya berdasarkan satu hasil mesin pencari.
Pilih dengan daftar pendek yang terukur
Siapkan tiga sampai lima calon nama, lalu nilai dengan kriteria yang sama: mudah diucapkan, mudah diingat, sesuai arah usaha, mempunyai pembeda, dan tidak menunjukkan pembanding dekat yang belum ditelaah. Gunakan contoh kemasan atau tampilan sederhana agar penilaian tidak hanya bergantung pada selera dalam rapat.
Simpan alasan pemilihan serta hasil penelusuran setiap calon. Jika nama utama perlu diganti, tim sudah mempunyai alternatif yang dipikirkan dengan baik. Setelah nama dipilih, tetapkan ejaan dan bentuk tampilan secara konsisten sebelum menyiapkan dokumen. Proses kreatif dan pemeriksaan merek saling membantu: kreativitas menghasilkan pilihan, sedangkan pemeriksaan membantu menentukan pilihan yang layak ditindaklanjuti.
